The ills of the filling-in education and the girl at a corner of the classroom

Author: Akira

Illustrator: Chiba Sadoru

Ada jam burung tekukur di atas podium mengajar, yang menunjukkan jam ‘11.45’.

Aku duduk di kursi kedua dari jendela dalam kelas yang sangat biasa, dan sebagai catatan, aku duduk di baris terakhir.

Pada lingkungan yang panas di depan ku, anak laki-laki dan perempuan berpakaian seragam Sekolah Menengah menulis dengan pensil mekanik mereka. Dengan kata lain, teman kelas ku sedang berperang melawan tes tertulis.

“Semester Genap Tahun Kedua – Sejarah Dunia.”

Papan tulis di depan ku memperlihatkan tulisan ini kepada mereka.

“Erm…”

Sangat mengherankan, aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali mengeluarkan teriakan kecil. Orang lain yang berkonsentrasi pada ujian ini menatap kepada ku dengan pandangan yang jengkel, tapi aku tidak punya waktu untuk peduli tentang itu.

Dimana tempat ini?

Siapa aku? Baca lebih lanjut

3min.30cm

Author: Sennendou Taguchi

Illustrator: Won

Haa.

Kenapa semuanya berakhir seperti ini?

Selama istirahat siang, aku menjauh dari teman ku untuk makan . Merupakan kebiasaan sehari-hari ku untuk mendengarkan musik dan bersantai sebelum kelas dimulai.

Bisa dikatakan, bahwa ini merupakan ritual yang harus kulakukan sebelum pelajaran sore dimulai setiap hari bagi ku.

Tapi ritual ini diganggu oleh orang itu.

Apa nya yang “Apakah ini lagu terbarunya Winter Flappe?” ?

Dan apa yang akan orang itu lakukan jika aku menjawab tidak?

Dia juga lanjut menanyakan kepada ku, “Boleh saya mendengar nya juga?”

Aku terlalu bodoh mengiyakan nya.

Kesalahan terbesar yang aku buat adalah menyerahkan earphone ku kepada nya. Baca lebih lanjut

SMA N 1 Jemaja

Ehm… Assalamualaikum wr.wb
Ahoi… apa kabar, pendengar semua? baik-baik saja kan…

Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini, kesibukan kuliah dan juga waktu yang tidak tepat adalah faktor yang membuat saya tidak bisa mengisi dan menulis. Alhamdulillah, akhirnya saya dapat inspirasi juga …

Sudah beberapa lama saya browsing dan surfing dalam artian menjelajahi dunia maya ini, saya akhirnya menyadari betapa minim nya informasi tentang Kep. Anambas, khusus nya Pulau Jemaja. Buktinya? saya pagi tadi, baru saja, membaca di kaskus tentang pulau bintan, sugee…, faktor pertama saya ingin menulis tema ini. Baca lebih lanjut

Energi Positif , Yes ….

Hay , semua nya , apa kabar , saya harap teman – teman sehat wal afiat …

Hmm … hari ini saya akan bicarakan tentang hal menarik , silahkan disimak ….

Kita akan bicara tentang energi nih , eits , tapi bukan bicara tentang otot , superman , ataupun terkait fisika . Tapi , energi yang berasal dari dalam diri kita masing-masing . Percaya gak, kalau dalam diri kita ada energi ? tentu saja ada , jika tidak ada bagaimana kita bisa berjalan , membaca , belajar , dan sebagainya .

Dalam fisika , ada berbagai jenis energi, diantaranya adalah energi potensial dan energi kinetik . Pasti tahu kan rumusnya , ya Ep = mgh dan Ek = 1/2 mv^2 …. tahu gak definisinya ?
Energi potensial adalah energi yang dimiliki suatu benda akibat adanya pengaruh tempat atau kedudukan dari benda tersebut.sedangkan energi kinetik adalah energi dari suatu benda yang dimiliki karena pengaruh gerakannya.

Kita sudah tahu bahwa kita memiliki energi yang berasal dari diri kita , permasalahannya apakah dalam diri kita memiliki energi potensial dan energi kinetik ? Tentu saja , tapi mungkin dalam artian yang berbeda .

Energi potensial dalam diri kita adalah energi yang kita miliki yang sudah ada didalam diri kita , tapi hakikatnya masih dalam keadaan tertidur.Sedangkan energi kinetik kita adalah energi dimana saat keadaan kita mulai bergerak maju , berkegiatan , yang pada akhirnya membangunkan energi potensial didalam diri kita , sehingga mempengaruhi kualitas diri kita menjadi lebih baik lagi …

Jika kita simak lebih lanjut , kita ketahui bahwa ada asas kekekalan energi dimana energi tidak bisa diciptakan ataupun dimusnahkan , tapi berubah2 sesuai fase nya .

Sama halnya dengan energi yang berada dalam diri kita , kita tidak bisa menciptakan energi ataupun menghancurkan nya. Bagaimana dengan makanan yang saya makan , apakah itu bukan energi yang saya ciptakan ? tidak , makanan yang kamu makan itu adalah energi tapi dalam bentuk yang berbeda , tapi ketika sudah berada dalam tubuh mu , energi itu berubah menjadi energi juga .Kesimpulannya , energi itu bisa kita ubah , asalkan sesuai dengan tempatnya .

Pertanyaannya , apakah saat kita memiliki energi negatif , kita bisa mengubah nya menjadi energi positif ? tentu saja , asalkan kita memiliki spesifikasi khusus untuk merubah nya … apa saja syarat nya ?

Battle Royale in Chemistry B 2011

Assalamualaikum wr.wb
Apa kabar semuanya ? semua keadaan teman – teman semua sehat saja . Kemarin, saya baru saja selesai nonton film “ Battle Royale “ .
Film itu menceritakan tentang satu kelas anak SMA yang baru lulus , dimana mereka mengadakan perjalanan liburan ke suatu tempat gitu .
Namun , sesuatu yang mengejutkan terjadi . Saat mereka mulai bangun dari tidur mereka , mereka baru sadar , mereka berada pada suatu kelas . Di leher mereka terdapat semacam kalung besi yang ketat , di mana itu tidak bisa di lepas begitu saja . Saat mereka lagi geger , masuk lah guru yang kemarin pernah ngajar mereka , tapi pindah karena kaki nya di tikam oleh salah satu murid .

Saat itu lah , guru itu menjelaskan akan games yang bernama BR act . Dimana lokasi nya itu berada di sebuah terisolasi , dan harus di ikuti oleh semua murid . Peraturan nya simple saja , yaitu
“ Bunuh semua teman mu dan jadi lah satu – satu nya yang bertahan hidup di pulau tersebut “ . Jadi , pulau itu di bagi atas beberapa area di mana terdapat area terlarang di mana jika kita masuk ke area tersebut , kalung leher itu akan meledak , dan tentunya orang yang memakai itu akan mati. Setiap siswa di bagikan satu tas , yang berisikan senjata yang di acak – acak , contohnya ada yang dapat pistol , ada yang dapat stungun , dan lain – lain .
Jadi , hadiah permainan nya itu , adalah satu orang yang berhasil selamat dalam tiga hari akan di pulangkan . Jadi , setiap siswa itu memang di haruskan untuk membunuh teman mereka yang lainnya . Ada yang mengambil jalan bunuh diri dan kebanyakan di bunuh oleh teman mereka sendiri . Terakhir , hanya dua orang yang bertahan hidup dan keluar dari pulau tersebut , dan dalam pelarian karena mereka buronan , karena telah membunuh . Baca lebih lanjut